Beda sealant asam dan netral penting dipahami sebelum memilih lem silikon untuk kaca, ACP, aluminium, maupun kebutuhan konstruksi lainnya. Banyak pengguna masih menganggap semua silicone sealant memiliki fungsi yang sama, padahal setiap jenis memiliki karakteristik dan kegunaan berbeda.
Pemilihan sealant yang tidak tepat dapat menyebabkan daya rekat kurang maksimal, permukaan material rusak, hingga muncul korosi pada logam tertentu. Karena itu, memahami perbedaan sealant sejak awal akan membantu mendapatkan hasil pemasangan yang lebih kuat dan tahan lama.
Table of Contents
Apa Itu Silicone Neutral dan Sealant Asam?
Silicone sealant adalah bahan perekat elastis yang digunakan untuk menutup sambungan atau celah pada berbagai material bangunan. Produk ini banyak digunakan pada kaca, ACP, aluminium, kusen, hingga area interior dan eksterior.
Sealant asam atau acid cure biasanya memiliki aroma menyengat seperti cuka ketika diaplikasikan. Jenis ini cukup populer karena proses curing lebih cepat dan harganya relatif ekonomis.
Sementara itu, silicone neutral atau sealant netral memiliki kandungan yang lebih aman untuk berbagai jenis material. Aroma yang dihasilkan juga tidak terlalu menyengat dibandingkan sealant asam.
Beda Sealant Asam dan Netral pada Karakteristiknya
Memahami beda sealant asam dan netral akan membantu menentukan jenis yang sesuai untuk proyek bangunan. Berikut beberapa perbedaannya:
| Sealant Asam | Sealant Netral |
|---|---|
| Aroma cukup menyengat | Aroma lebih ringan |
| Proses curing cepat | Curing lebih stabil |
| Harga lebih ekonomis | Harga sedikit lebih tinggi |
| Cocok untuk kaca | Cocok untuk ACP dan aluminium |
| Bisa memicu korosi pada material tertentu | Lebih aman untuk banyak material |
| Umum untuk aplikasi indoor tertentu | Cocok indoor dan outdoor |
Dari perbandingan tersebut terlihat bahwa sealant netral memiliki fleksibilitas penggunaan yang lebih luas, terutama untuk material modern seperti ACP dan aluminium.
Beda Sealant Asam dan Netral untuk ACP
Pada aplikasi ACP, pemilihan sealant menjadi sangat penting karena beberapa material coating dapat bereaksi terhadap kandungan asam. Itulah sebabnya sealant netral lebih sering direkomendasikan untuk pemasangan ACP, curtain wall, dan aluminium.
Sealant netral memiliki daya tahan yang baik terhadap perubahan cuaca serta lebih aman digunakan untuk area outdoor. Selain itu, fleksibilitasnya membantu sambungan tetap rapi meskipun terjadi perubahan suhu.
Sedangkan sealant asam lebih umum digunakan pada aplikasi kaca biasa yang tidak sensitif terhadap kandungan acid cure.
Fungsi Lem Silikon dalam Konstruksi
Fungsi lem silikon bukan hanya sebagai perekat, tetapi juga membantu melindungi sambungan dari air, debu, dan udara. Karena sifatnya elastis, silicone sealant mampu mengikuti pergerakan material tanpa mudah retak.
Berikut beberapa fungsi umum sealant silikon:
- Menutup sambungan kaca
- Perekat ACP dan aluminium
- Mencegah rembesan air
- Membantu finishing sambungan
- Menambah kerapian hasil pemasangan
- Digunakan untuk area interior dan eksterior
Penggunaan sealant yang tepat dapat membantu meningkatkan ketahanan hasil pemasangan dalam jangka panjang.
Jenis Silicone Sealant yang Banyak Digunakan
Selain jenis asam dan netral, terdapat beberapa tipe sealant berdasarkan kebutuhan aplikasinya.
General Purpose Sealant
Digunakan untuk kebutuhan umum seperti kaca dan sambungan interior ringan.
Weatherproof Sealant
Dirancang untuk area outdoor dengan ketahanan cuaca lebih baik.
Structural Sealant
Memiliki daya rekat tinggi untuk kebutuhan konstruksi tertentu.
Neutral Cure Sealant
Banyak digunakan untuk ACP, aluminium, dan material sensitif lainnya.
Memahami jenis silicone sealant membantu pengguna memilih produk sesuai kebutuhan proyek.
Lem Apa yang Asam?
Pertanyaan seperti “lem apa yang asam?” cukup sering muncul pada pengguna yang baru mengenal silicone sealant. Umumnya, sealant acid cure memiliki aroma khas seperti cuka saat proses curing berlangsung.
Jenis ini masih banyak digunakan karena cepat kering dan ekonomis. Namun, penggunaannya perlu diperhatikan agar tidak diaplikasikan pada material yang rentan korosi atau sensitif terhadap kandungan asam.
Bedanya Sealant Asam dan Netral untuk Ketahanan
Bedanya sealant asam dan netral juga terlihat dari ketahanannya terhadap material dan lingkungan. Sealant netral umumnya lebih aman digunakan untuk area outdoor karena memiliki stabilitas yang baik terhadap panas dan hujan.
Sementara itu, sealant asam tetap memiliki keunggulan pada aplikasi tertentu, terutama untuk kaca biasa dengan kebutuhan curing cepat.
Karena itu, tidak ada jenis yang sepenuhnya lebih baik. Pemilihannya harus disesuaikan dengan jenis material dan kebutuhan aplikasi.
Sealant GRH untuk Kebutuhan Bangunan
Untuk kebutuhan konstruksi dan pemasangan bangunan, tersedia berbagai pilihan sealant dari merek GRH yang dapat digunakan sesuai jenis aplikasi. Produk sealant GRH banyak digunakan untuk kebutuhan kaca, ACP, aluminium, dan berbagai sambungan bangunan lainnya.
PT. Grha Sinar Arya sebagai distributor produk GRH menyediakan berbagai pilihan silicone sealant untuk membantu kebutuhan proyek interior maupun eksterior.
Memahami beda sealant asam dan netral sangat penting sebelum memilih lem silikon untuk proyek bangunan. Sealant asam cocok untuk aplikasi tertentu seperti kaca, sedangkan sealant netral lebih aman digunakan pada ACP dan aluminium.
Dengan memilih sealant yang sesuai, hasil pemasangan akan lebih rapi, kuat, dan tahan lama sesuai kebutuhan material yang digunakan.
Terima kasih telah membaca artikel Perbedaan Lem Silikon Asam Dan Netral sampai akhir. Semoga bermanfaat dan dapat memberikan solusi bagi Anda yang ingin menggunakan lem silikon. Nantikan berbagai tips dan inspirasi-inspirasi lainnya hanya di acpgoodsense.com.
PT. GRHA SINAR ARYA
Hubungi : 0811 6902 888
WA : GSA Indonesia
